Category Archives: Fitrah Based Education

Indonesia yang Produktif, Mengapa menjauh dari Matematika, Engineering dan Seni Budaya ?

Jusman Syafii Djamal Di hari Sabtu 20 Agustus 2016 ini kebetulan saya sedang istirahat sambil menonton tv bersama isteri dirumah. Ada pelbagai berita teramati. Saya tertarik menyaksikan tayangan kunjungan Presiden Jokowi ke Nias, dan Sumatera Utara. Ada kekaguman tersendiri. Kebetulan Saya pernah memiliki pengalaman pribadi tujuh tahun lalu. Karenanya saya bisa mengerti betapa melelahkan aktivitas…

Continue Reading →

Community based Education (Pendidikan berbasis Komunitas)

Oleh : Harry Santosa Setelah pendidikan berbasis rumah (Home based Education), sejarah mencatat bahwa pendidikan berbasis komunitas (Community based Education) adalah pendidikan tertua dan terbaik yang pernah ada di muka bumi. Sejarah bangsa bangsa mencatat, bahwa secara alamiah pendidikan generasi awalnya berlangsung di rumah sampai usia menjelang aqilbaligh, kemudian setelah itu secara kolektif dilanjutkan oleh…

Continue Reading →

Yang penting “Mental” bukan “Gelar”

Dari Prof Dermawan Wibisono (TI 84, dosen SBM ITB) Saat mendapat beasiswa ke Australia 1995, mahasiswa Indonesia sempat diinapkan 3 malam di rumah penduduk di suatu perkampungan untuk meredam shock culture yang dihadapi. Saya bersama dengan kawan dari Thailand menginap di Balarat, di peternakan seorang Ausie yang tinggal suami istri bersama dengan anak tunggalnya. Luas…

Continue Reading →

Masalahnya adalah Sekolah

Prof. Daniel Mohammad Rosyid Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember Penasehat Dewan Pendidikan Jawa Timur Banyak orang tidak mengira bahwa masalah yang paling serius dalam pendidikan Indonesia saat ini justru terlalu banyak sekolah. Masalah ini muncul saat kita mulai menyamakan pendidikan dengan persekolahan. Wajib belajar diartikan wajib sekolah. Ada asumsi kuat bahwa semakin lama bersekolah…

Continue Reading →

Mantra Cerita (Seri Fatherman bag. 7)

by : bendri jaisyurrahman (twitter :@ajobendri) Setiap super hero pada umumnya punya branding yang menjadi ciri khas masing-masing. Bisa dalam bentuk kostum yang unik, senjata pamungkas, jurus sakti ataupun kata-kata populer yang biasa diucapkan saat mereka beraksi. Ini lumrah. Sebab biar bagaimanapun super hero tetap butuh eksis agar dikenal dan diminati penggemarnya. Terlebih bahwa tidak…

Continue Reading →

Pendidikan Membaca dan Peran Perpustakaan: Menyambut Lahirnya Sistem Penjenjangan Buku Ala GLS

HERNOWO HASIM AUGUST 11, 2016 “Guru harus mendorong peserta didik untuk membaca buku-buku yang berkualitas, karena membaca sejalan dengan proses berpikir kritis yang memungkinkan peserta didik untuk menjadi kreatif dan berdaya cipta.” —SRI RENANI PANTJASTUTI, M.P.A. (Direktur Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus Kemdikbud), dalam “Kata Pengantar” untuk buku Panduan GLS di Sekolah Luar Biasa,…

Continue Reading →

Peran Ibu, Keluarga dan Kemerdekaan

Anies Baswedan Duduk di serambi rumah, saya melihat anak-anak bermain bola. Di tepi halaman berdiri tiang dengan bendera berkibar megah. Ya, tiap bulan Agustus, Sang Merah Putih berkibar di depan rumah. Bermain bola di bawah kibaran bendera, anak-anak kami ini masih duduk di bangku SD. Perjalanan mereka dan jutaan anak Indonesia lain masih panjang, begitu…

Continue Reading →