Category Archives: Fitrah Based Education

Bangsa Ini dibangun Oleh Bapak Bapak Bangsa yang tidak Pendendam

Muhammad Tonas Perhatikan komentar Buya Hamka atas pemenjaraan dirinya oleh Bung Karno, *”Saya tidak pernah dendam kepada orang yang menyakiti saya. Dendam itu termasuk dosa. Selama dua tahun empat bulan saya ditahan, saya merasa semua itu merupakan anugerah yang tiada terhingga dari Allah kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan Kitab Tafsir Al-Qur’an 30 juz. Bila…

Continue Reading →

Aku Merdeka

Iwan Pranoto, Guru Besar Matematika ITB Kemerdekaan anak menggagas dan berpikir mandiri kerap dikorbankan demi nafsu orang dewasa memamerkan kehebatan nilai rapor anaknya. Padahal, kemerdekaan dan kebahagiaan anak sama penting dengan keberhasilannya. Oleh karena itu, anak bersama guru serta masyarakat sudah saatnya merencanakan langkah untuk belajar berdaya. Aku becus “Aku tak becus,” teriak anak Ibu…

Continue Reading →

71 Tahun Merdeka Untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Jusman Syafii Djamal Kemerdekaan adalah jembatan emas kata Bung Karno. Jembatan agar generasi muda Indonesia jauh lebih genius dan jauh lebih cerdas dibanding generasi sebelumnya. Kemerdekaan adalah jembatan emas untuk mencerdaskan Bangsa. Melahirkan primus interpares yang terbaik dari semua yang baik. Karenanya makna kemerdekaan adalah bekerja keras tanpa henti dan tak kenal kata menyerah membangun…

Continue Reading →

Misi Pernikahan atau Misi Keluarga (Part 3)

Sebelum kita memulai tahapan dalam menuliskan misi keluarga atau misi pernikahan, maka ada baiknya kita membedakan antara Purpose, Mission dan Vision. Purpose atau Maksud. Maksud penciptaan (The purpose of Creation) atau alasan Allah menciptakan manusia di muka bumi adalah untuk beribadah (QS. Adz-Dzariyaat [51]: 56) dan untuk menjadi khalifah di muka bumi (QS alBaqoroh 2:…

Continue Reading →

Kokurikuler, bukan Ekstrakurikuler

Sofie Dewayani, Ketua Yayasan Litara dan Guru Menulis Media Indonesia, Senin, 15 Agustus 2016 STEVE dan Miguel berbicara dengan suara pelan di sudut perpustakaan kota itu. Steve menunjuk baris-baris kalimat pada esai yang dibuat Miguel sambil memberikan komentar tentang kosa kata yang sudah baik atau yang kurang jelas.Miguel menyimak sambil mencatat pada buku kecilnya.Steve memastikan…

Continue Reading →

Sekolah Bukan Pabrik atau Kantor

Oleh : Satryo Soemantri Brodjonegoro Kompas, 15 Agustus 2016 Hari-hari ini ramai dikupas dan diperdebatkan mengenai wacana kebijakan yang akan diterapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yakni sekolah sehari penuh (full day school). Setiap pihak mempunyai argumentasi yang paling sahih berdasarkan pengalaman dan pemahaman masing-masing. Semuanya mempunyai niat baik agar pendidikan bagi anak-anak…

Continue Reading →

Membangun Kemampuan Kognitif

Bunda Asih Sekolah Alam Tangerang Kognitif atau pengetahuan adalah hal yang penting. “Sekolah alam tidak fokus sama kognisi ya bu ?” Sering saya menerima pertanyaan seperti itu. Setelah minggu lalu saya belajar critical and creative thinking, ternyata selama ini kita banyak salah dalam memaknai pengertian kognisi. Selama ini kognisi hanya fokus pada kemampuan anak menyelesaikan…

Continue Reading →