Category Archives: Fitrah Based Education

Bangsa Tanpa Bahasa Ibu

INDRA TRANGGONO Kompas Cetak, 10 Agustus 2016 Alarm semakin terancam punahnya bahasa daerah semakin sering berbunyi di telinga kebudayaan bangsa kita, termasuk dari Kongres Bahasa Daerah Nusantara di Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/8). Benarkah bangsa kita ke depan akan menjadi bangsa tanpa bahasa ibu? Eksistensi bangsa Indonesia lahir dari rahim suku-suku bangsa di Nusantara. Begitu…

Continue Reading →

Pikachu, Charmander, dan Ahmad Albar di Kota Kita

Bernardus Djonoputro Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan, Lulusan ITB jurusan Perencanaan Kota dan Wilayah, Ketua Umum Ikatan Ahli Perencanaan, Vice President EAROPH (Eastern Region Organization for Planning and Human Settlement), Tim ahli APEC Center for Urban Infrastructure Financing bermarkas di Melbourne, Fellow di Salzburg Global Kompas, 11 Agustus 2016 Para pembaca pasti pernah menerima pesan…

Continue Reading →

Jangan Mainkan Semua Peran

Ibu Elly Risman (Senior Psikolog dan Konsultan, UI) Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi Allah yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri . Jangan memainkan semua peran, ya jadi ibu, ya jadi koki, ya jadi tukang cuci. ya jadi ayah, ya jadi supir, ya jadi tukang ledeng,…

Continue Reading →

Kenikmatan Membaca

Hernowo Hasim August 9, 2016 “Tak ada yang lebih indah bagi kehidupan pikiran (life of mind) kecuali petualangan di taman teks, di hutan aksara dan kalimat yang lahir dari pikiran-pikiran besar sepanjang sejarah. Dan tiada kenikmatan mental melebihi momen ketika saya membaca teks klasik yang ditulis oleh orang-orang dari ratusan abad yang telah silam.” —ULIL…

Continue Reading →

Apa yang Dapat Anda Lakukan untuk Mendukung GLS (Gerakan Literasi Sekolah)?

Hernowo Hasim August 8, 2016 “Keseluruhan proses itu menggambarkan literasi tidak dapat dimaknai secara sempit sebagai kegiatan membaca dan menulis semata. Literasi ilmiah melibatkan proses menafsir dan merefleksi. Dalam proses itu, menulis ialah produk dari membaca kritis. Menulis ialah sebuah proses menciptakan teks. Penulis mengendapkan teks bacaan dalam dirinya, lalu membandingkannya dengan fenomena sosial di…

Continue Reading →

Ongkos Mahal Gagasan “Mengajar 12 Jam” dan “Full Day School”

Muhammad Latief Kompas, 8 Agustust 2016 Belum sebulan menjabat, pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sudah mengundang ramai perbincangan, yang kalau boleh disebut kontroversi. Yang pertama soal waktu mengajar 12 jam, dan kedua soal pelaksanaan program full day school di sekolah. Kenapa kontroversial? Dua kebijakan yang diwacanakan Mendikbud tersebut sebetulnya sudah saling berlawanan, dalam…

Continue Reading →

Misi Pernikahan atau Misi Keluarga (Part 1)

Harry Santosa – Millenial Learning Center #fitrahkeluarga‬ ‪#familycoremission‬ Konon jumlah perceraian di Indonesia mencapai angka fantastis yaitu 36 kasus per jam. Sebanyak 70% nya adalah karena Khulu’ atau cerai atas gugatan istri. Apa penyebabnya? Mereka yang produk persekolahan materialis pasti selalu menduga faktor ekonomilah penyebab utamanya, mohon maaf saja, bukan itu, tetapi penyebab utamanya adalah…

Continue Reading →