Erupsi Gunung Kuno di Australia Terbangkan Batuan ke Negara Lain

Sebuah gunung berapi kuno berkekuatan besar di Australia memiliki tingkat ledakan yang mampu menerbangkan batu ke negara terdekat, lebih dari 2.200 kilometer jauhnya.

Pantai timur Australia telah menjadi rumah bagi gunung berapi kuno berkekuatan besar, namun hingga kini, ada suatu hal yang belum jelas mengenai peranan mereka dalam membentuk negara tersebut.

Untuk menjelaskan hal itu, tim dari Curtin University di Australia Barat menganalisa usia dan komposisi material geologis yang melintasi sisi barat negara .

Penelitian mengungkapkan bahwa Kristal zircon seukuran butiran pasir tidak cocok dengan komposisi jenis batuan vulkanik apapun di Australia Barat. Namun penemuan tersebut merefleksikan batuan vulkanik di area Whitsundays di timur laut Australia, jika dilihat dari sisi usia dan geokimia.

Hal itu menunjukkan bahwa gunung berapi raksasa terletak di pantai bagian timur laut mampu melemparkan batu hasil ledakannya begitu jauh dan meluas, termasuk hingga menyeberangi negara lain yang berdekatan dengan Australia.

Hingga saat ini, kawah lokal dan bekas aliran lava tengah ditelilti untuk memperkirakan besarnya erupsi kuno tersebut.

“Populasi mineral vulkanik yang unik menunjukkan letusan besar yang terjadi di timur Australia sekitar 106 juta tahun yang lalu,” ujar ketua peneliti, Milo Barham.

Berdasarkan analisis dari perubahan tanah dan kondisi atmosfer saat itu, terlihat seperti bekas erupsi besar selama musim dingin di selatan hemisfer. Saat itu angin berhembus kencang hingga batuan vulkanis terlempar jauh, menurut Barham.

Seperti erupsi di Queensland, yang suaranya bahkan terdengar di seluruh Perth.

Dengan memahami jenis erupsi, hal tersebut menjadi begitu penting bagi para peneliti, karena dengan demikian mereka mampu mempelajari perubahan yang terjadi pada iklim di Bumi. Erupsi yang mampu menerbangkan batuan hingga ribuan kilometer berpengaruh pada efek pendinginan yang signifikan.

Selain itu peneliti juga mampu mempelajari evolusi dari spesies yang berbeda-beda, dan mengira seberapa besar erupsi yang akan terjadi selanjutnya, jika suatu hari erupsi itu akan terjadi.

Erupsi terbesar yang tercatan dalam sejarah adalah gunung berapi kuno Toba di Indonesia yang terjadi 75.000 tahun yang lalu.

(Annisa Hardjanti. Sumber: David Nield/Science Alert)

Share from: National Geographics