Kelompok Pecinta Alam ini Rayakan HUT RI di Perut Bumi

Pengibaran bendera Merah Putih bisa dilakukan di mana saja seperti di gunung, laut, sungai tak terkecuali di dalam perut bumi.

Rabu (17/8/2016), Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) punya cara yang terbilang unik karena melakukan upacara di dalam perut bumi yakni Goa Luweng Kembar di kawasan Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.

Tim Wonogiri Caving Expedition (WCE) yang terdiri dari anggota Mapala UI, melakukan upacara pengibaran Merah Putih untuk memperingati HUT ke-71 Republik Indonesia. Upacara bendera  pada tanggal 17 Agustus ini bertepatan pada saat Tim WCE melakukan penelusuran goa pertamanya.

“Melaksanakan upacara hari kemerdekaan di dalam Goa Luweng Kembar terasa sangat berbeda karena selain lebih hikmat, kami juga lebih merasakan arti penting dari upacara itu sendiri,” ujar Ketua WCE 2016, Ridwan Arif kepada KompasTravel, Kamis (18/8/2016).

Prosesi upacara tersebut dilaksanakan pukul 11.00 WIB yang diikuti oleh anggota tim WCE yang berjumlah tujuh orang dengan dua orang sebagai pemegang bendera Merah Putih. Upacara dilakukan dengan memberi hormat kepada Sang Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Walaupun di bawah kegelapan dan ruang yang sempit, upacara pengibaran Merah Putih tetap berlangsung dengan khidmat dan mengharukan,” kata Ridwan.

Setelah selesai dengan upacara, tim melanjutkan penelusuran untuk memetakan dan mendokumentasi Goa Luweng Kembar. Tim juga mengidentifikasi sumber air di Goa Tlogo Pilah serta mendokumentasikan ornamen Goa Song Ireng.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga goa di kawasan karst Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah akan dijelajahi tujuh orang anggota Mapala UI selama total 112 jam.

Tiga goa yang akan dijelajahi Mapala UI adalah Goa Luweng Kembar, Song Ireng, dan Tlogo Pilah yang terletak di dua desa yakni Desa Watangrejo dan Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Selain kegiatan ekspedisi, tim juga akan mengadakan seminar mengenai pentingnya menjaga kelestarian goa, cara menikmati dan menelusuri goa yang baik dan benar, dan membagi pengalaman dan pengetahuan baru dari kegiatan yang dilaksanakan kepada masyarakat sekitar goa di daerah tersebut.

(Wahyu Adityo Prodjo / Kompas.com)

Share from: National Geographics