Misi Pernikahan atau Misi Keluarga (Part 3)

Sebelum kita memulai tahapan dalam menuliskan misi keluarga atau misi pernikahan, maka ada baiknya kita membedakan antara Purpose, Mission dan Vision.

Purpose atau Maksud.

Maksud penciptaan (The purpose of Creation) atau alasan Allah menciptakan manusia di muka bumi adalah untuk beribadah (QS. Adz-Dzariyaat [51]: 56) dan untuk menjadi khalifah di muka bumi (QS alBaqoroh 2: 30) .

Maksud penciptaan ini pulalah yang mengharuskan adanya Mission of Life termasuk misi keluarga, karena setiap maksud sudah tentu memiliki misi atau peran atau tugas.

Mission atau Tugas Keluarga

Misi keluarga pada hakekatnya adalah tugas spesifik dari sebuah keluarga. Bagaimana mereka melakukan sesuatu yang unik, spesifik dan berbeda dengan keluarga lain, dan tentunya memberi rahmat dan solusi manfaat sebesar besarnya kepada manusia dan sekitarnya.

Misi keluarga yang dijalani itu adalah dalam rangka mencapai maksud penciptaanya sebagaimana ditulis di atas, yaitu untuk beribadah kepada Allah dan menjadi Khalifah.

Sebuah keluarga tidak bisa mengklaim telah menjadi Hamba Allah atau telah menjadi khalifah di muka bumi apabila tidak memiliki misi atau tugas atau peran spesifik di muka bumi.

Apabila misi individu atau misi keluarga tuntas (accomplished) maka baru bisa dikatakan Maksud Penciptaan tercapai.

Misi keluarga umumnya adalah dimulai dengan “kata kerja”, yaitu sesuatu yang merupakan aktifiitas unik yang berangkat dari potensi potensi unik yang ada di dalam keluarga tersebut.

Karenanya dalam menuliskan misi keluarga diperlukan sinergi dari suami dan istri kemudian anak anaknya. Sinergi adalah upaya melahirkan misi bersama sebagai resultansi positif atas masing masing misi pribadi dalam keluarga tersebut. Sinergi adalah upaya agar “my way” dan “your way”, kemudian menjadi “our way” yang jauh lebih produktif.

Vision atau Cita-Cita Keluarga

Visi atau cita cita adalah apa apa yang diharapkan akan tercapai apabila seseorang manusia atau sebuah keluarga menjalani misi atau tugas atau peran spesifiknya di atas.

Dalam visi atau pandangannya di masa depan, sebuah keluarga dapat merencanakan apa yang akan dicapai apabila mereka konsisten menjalani misi keluarga. Tentu diawali dengan menyadari dan mensyukuri potensi unik yang mereka miliki masing masing lalu memadukannya sebagai misi keluarganya.

Kurikulum Pendidikan Keluarga

Apabila Misi dan Visi sudah jelas terang benderang maka Kurikulum Pendidikan anak sesungguhnya dengan mudah diturunkan dan disusun dari Misi dan Visi tersebut yang disesuaikan dengan potensi fitrah masing masing anak.

(bersambung)

Sumber : Fitrah Based Education | Dari Berbagai Sumber