Tag Archives: Mendidik itu tidak memaksa

Mendidik itu tidak memaksa

Hasanudin Abdurakhman “Coba kalau anakmu tidak dipaksa salat, apa jadinya.” Itu kritik beberapa orang pada saya ketika saya sampaikan gagasan untuk tidak memaksakan syariat. Sesungguhnya ini kritik yang cacat nalar. Saya sedang bicara soal masyarakat, soal orang dewasa, dan soal hubungan antar orang dewasa. Kenapa dibawa ke soal hubungan antara orang dewasa dengan anaknya? Apakah…

Continue Reading →