Implikasi Teori Vygotsky Dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Melawi

Implikasi Teori Vygotsky Dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Melawi. Kecerdasan Buatan bisa saja terulang lagi akan menggantikan banyak aktifitas yang dilakukan oleh manusia. Kasir, kasir bank, penerima pelanggan, penerima telepon, travel umroh, kurir barang, serta pembaca berita menjadi beberapa perumpamaan pekerjaan yang telah disita alih.

Implikasi Teori Vygotsky Dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Melawi

Bahkan, aktifitas terakhir yang disebutkan itu sedang jadi perbincangan nasional. Salah satu stasiun televisi di China, Xinhua News Agency, udah menginformasikan pembawa berita yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence. Reporter ini terlihat layaknya pria biasa. Mulai berasal dari suara, wajah, ekspresi, hingga pergerakannya tak ubahnya manusia terlihat pada umumnya.

Hal ini pasti mempunyai perubahan besar bagi industry kerja. Namun, sekiranya ditelaah lebih mendalam, perkembangan teknologi ini tak menghapus secara keseluruhan manfaat manusia, melainkan bisa memberi tambahan peluang baru pada mereka. Itulah yang disampaikan oleh pebisnis berhasil asal Negri Tirai Bambu, Jack Ma, dalam acara Word Economic Forum di Davos, Swiss.

Nilai kemanusiaan, believe, berpikir logis, kerjasama tim, dan peduli terhadap orang lain adalah kebolehan yang tidak dikuasai oleh robot. Oleh karena itu, saya pikir kita wajib mengajarkan murid kekuatan berikut guna menegaskan bahwa manusia tidak sama bersama dengan mesin.

Ya, pendapat Jack Ma di atas bukan tanpa sebab. Kejeniusan akademik sebetulnya diperlukan oleh manusia untuk menyambut dunia usaha di jaman mendatang. Tapi, ketrampilan soft skill terhitung memberi tambahan pengaruh yang memadai besar.

Pengunjung juga klik: Cara Memahamkan Anak TK pada Matematika Dasar

Dengan kebolehan ini, manusia mampu lebih berpikir kritis, berkomunikasi, dan juga memecahkan tiap-tiap masalah yang nampak bersama dengan analisis yang tidak bisa dilakukan oleh mesin. Pendidikan Holistik, begitu arti akademisnya.

Berawal dari persoalan itu, instansi pendidikan seharusnya telah merasa mengayalkan bagaimana caranya untuk menghasilkan lulusan yang sesuai kebutuhan zaman. Salah satu caranya ialah bersama menerapkan sistem pendidikan yang mencakup semua segi kehidupan, baik unggul pada sisi akademik maupun kekuatan yang bersifat afektif.

Sistem pendidikan ini pun dikenal bersama dengan nama pendidikan berkesinambungan. Pendidikan Menyeluruh adalah pendidikan yang tidak cuma mementingkan segi akademik murid, tapi juga mengedepankan banyak ragam segi kehidupan supaya anak miliki pertumbuhan yang seimbang. Dalam hal ini layaknya penguasaan kapabilitas bersosialisasi dan kapabilitas mengerti diri.

Penerapan Pendidikan Berkesinambungan ini pun berasal dari masalah yang sering dijumpai kebanyakan orang sesudah masuk ke dunia kerja.

Maka dari itu, kala anak telah masuk dunia kerja atau mempunyai interaksi yang luas dengan masyarakat, mereka tidak kembali mengandalkan kebolehan akademik secara harfiah.

Misalnya, dikala ada kasus didalam team work, sangat tidak mungkin menyelesaikan masalah hanya bersama dengan kemampuan matematika.

Selain itu, saat tersedia masalah didalam suatu project, bukan kapabilitas science yang ditunjukkan, melainkan langkah berkomunikasi dan berpikir logis guna mendapatkan problem solving yang dibutuhkan.

Hal ini yang kemudian disadari betul oleh wali murid bahwa perlunya penerapan sistem pendidikan holistik di lingkungan sekolah sedini mungkin. Oleh dikarenakan itu, tiap tiap sekolah mestinya sudah menerapkan Pendidikan Holistik jadi dari pendidikan anak usia dini.

Tujuannya sehingga siswa punyai positive mindest dan growth mindset sejak kecil. Selain itu mereka terhitung kita bantu supaya mempunyai resiliensi atau ketahanan diri, membawa fleksibilitas, dan permintaan untuk terus belajar.

Dalam jenis Pendidikan Holistik, siswa juga dididik untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Di sini posisi guru lebih menjadi fasilitator pelajar. Tugasnya mengimbuhkan bantuan dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, dialog 2 arah, dan memberikan lebih dari satu misal masalah yang serupa.

Diharapkan dengan metode ini siswa menjadi lebih bias berpikir nalar dan membawa kemampuan bersosialisasi yang baik.

Penguasaan soft skill layaknya yang udah diuraikan di atas, perlu dijalankan karena pergantian zaman makin tak terbendung. Generasi muda bangsa pun diwajibkan untuk ikuti arus pertumbuhan teknologi agar tidak tersesat di kemudian hari.

Apalagi sementara ini Revolusi Industri 4.0 dan era digitalisasi sudah melekat pada kehidupan sehari-hari. Untuk dapat survive, generasi muda pun kudu punyai soft skill yang mampu menopang kehidupan jaman depannya.

Pertama, mereka mesti punya kebolehan dan kebijaksanaan untuk menyaring beragam informasi yang didapatkan. Mereka pun harus kritis pada isi info selanjutnya agar tidak ringan dipengaruhi begitu saja bersama dengan berita bohong.

Kedua, generasi muda selagi ini perlu kekuatan komunikasi yang mumpuni. Sebab, sementara ini mereka condong berkomunikasi secara digital sehingga kekuatan berdiskusi dan bicara langsung makin lama menurun.

Ketiga, adalah kemampuan untuk beradaptasi dan punyai pendirian yang teguh. Hal ini gara-gara tantangan yang bakal ditemui pada era depan akan lebih berat. Dengan miliki kapabilitas adaptasi dan pendirian yang teguh, mereka tidak akan mudah terbujuk serta tak punyai ketergantungan bersama dengan orang lain.

Diharapkan tamatan yang diproduksi pun mempunyai kejeniusan seimbang, antara kemampuan akademik dan kemampuan soft skill yang berbentuk afektif. Dengan begini, keberadaannya tak dapat tergantikan walaupun teknologi Kecerdasan Buatan dan teknologi canggih bertebaran dimana-mana di masa mendatang.

Penulis adalah pembimbing kelas Islamic Math Adventure di SD Islam Khoiru Ummah Malang

Tags: #Implikasi Teori Vygotsky Dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Melawi

Leave a reply "Implikasi Teori Vygotsky Dalam Pendidikan Anak Usia Dini di Melawi"

author
Guru Mata Pelajaran Matematika di SD Islam Khoiru Ummah, Kota Malang. Observer di Eksakta Integra Islamica, Kota Bogor