Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Tamiang Layang

94 views

Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Tamiang Layang. Kecerdasan Buatan kemungkinan kembali akan menukar banyak aktifitas yang dilakukan oleh manusia. Kasir, kasir bank, resepsionis, penerima telepon, agen perjalanan, distributor surat, serta reporter berita menjadi lebih dari satu contoh kegiatan yang telah diambil alih.

Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Tamiang Layang

Bahkan, aktifitas terakhir yang disebutkan itu tengah jadi topik hangat. Salah satu stasiun pemancar televise di China Daratan, Xinhua News Agency, udah memublikasikan pembawa berita yang memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence. Reporter ini kelihatan layaknya pria biasa. Mulai berasal dari suara, wajah, ekspresi, hingga pergerakannya tak ubahnya manusia terlihat pada umumnya.

Hal ini tentu membawa perubahan besar bagi industry kerja. Tapi, apabila ditelaah lebih jauh, perkembangan teknologi ini tak meleyapkan secara keseluruhan faedah manusia, melainkan dapat menambahkan peluang baru pada mereka. Itulah yang diungkapkan oleh pebisnis sukses asal China Daratan, Jack Ma, pada acara Word Economic Forum di Davos, Swiss.

Nilai kebaikan, keyakinan, pola pikir, team work, dan hiraukan terhadap orang lain adalah kebolehan yang tidak dikuasai oleh teknologi robot. Oleh karena itu, aku pikir kami mesti mengajarkan anak-anak kebolehan berikut untuk meyakinkan bahwa manusia tidak sama bersama mesin.

Ya, opini Jack Ma di atas bukan tanpa sebab. Kejeniusan akademik sebetulnya dibutuhkan oleh manusia untuk menyongsong dunia kerja di jaman mendatang. Namun demikian, penguasaan soft skill terhitung menambahkan pengaruh yang lumayan besar.

Artikel keren lainnya: Cara Sederhana Mengenalkan Anak PAUD pada Teknik Berhitung Mudah

Dengan kapabilitas ini, manusia mampu lebih berpikir kritis, berinteraksi, dan juga memecahkan tiap tiap persoalan yang terlihat bersama dengan kesimpulan yang tidak sanggup dilakukan oleh mesin. Pendidikan Holistik, begitu arti akademisnya.

Berangkat dari masalah itu, lembaga pendidikan sebaiknya telah menjadi mengayalkan bagaimana caranya untuk menghasilkan lulusan yang sesuai keperluan saat ini dan mendatang. Diantaranya ialah bersama dengan mengaplikasikan proses pendidikan yang mencakup seluruh segi kehidupan, baik unggul pada sisi akademik maupun kapabilitas yang bersifat afektif.

Sistem pendidikan ini pun dikenal bersama dengan nama pendidikan berkesinambungan. Pendidikan Holistik adalah pendidikan yang tidak hanya mementingkan segi akademik murid, namun termasuk menekankan beragam segi kehidupan agar siswa memiliki perkembangan yang seimbang. Dalam hal ini seperti penguasaan kapabilitas berinteraksi dan kekuatan mengerti diri.

Penerapan Pendidikan Berkesinambungan ini pun berangkat dari problem yang kerap ditemui kebanyakan orang setelah masuk ke dunia usaha.

Jadi, kala siswa telah masuk dunia kerja atau mempunyai jalinan yang luas bersama dengan masyarakat, mereka tidak lagi mengandalkan kebolehan akademik secara harfiah.

Contohnya, dikala tersedia persoalan didalam kerja tim, sangat tidak mungkin menuntaskan kasus cuma bersama kekuatan matematika.

Lebih dari itu, disaat ada kasus di dalam suatu proyek, bukan kapabilitas science yang ditunjukkan, melainkan cara berkomunikasi dan berpikir logis guna menemukan solusilah yang diperlukan.

Hal ini yang sesudah itu disadari betul oleh wali murid bahwa perlunya mengaplikasikan proses pendidikan holistik di lingkungan sekolah sedini mungkin. Oleh dikarenakan itu, tiap-tiap sekolah mestinya sudah menerapkan Pendidikan Menyeluruh terasa berasal dari early years.

Tujuannya sehingga siswa mempunyai positive mindest dan growth mindset sejak awal. Selain itu mereka juga kami bantu sehingga punya resiliensi atau ketahanan diri, mempunyai fleksibilitas, dan permintaan untuk terus belajar.

Dalam jenis Pendidikan Berkesinambungan, pelajar terhitung diajarkan guna merampungkan masalahnya sendiri. Di sini posisi guru lebih menjadi pembimbing siswa. Tugasnya memberikan dukungan dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, diskusi 2 arah, dan mengimbuhkan sebagian perumpamaan persoalan yang serupa.

Diharapkan bersama metode ini murid jadi lebih bias berpikir logis dan membawa kekuatan bersosialisasi yang baik.

Penguasaan soft skill layaknya yang telah diuraikan di atas, kudu dilaksanakan karena pergantian zaman semakin cepat. Generasi muda bangsa pun diharapkan untuk ikuti arus pertumbuhan teknologi sehingga tidak kehilangan arah di kemudian hari.

Apalagi kala ini Revolusi Industri 4.0 dan masa digitalisasi udah melekat terhadap kehidupan sehari-hari. Untuk bisa survive, generasi muda pun kudu mempunyai soft skill yang bisa menunjang kehidupan jaman depannya.

Pertama, mereka perlu mempunyai kebolehan dan kebijaksanaan untuk menyaring beraneka informasi yang didapatkan. Mereka pun wajib logis terhadap isikan informasi tersebut sehingga tidak mudah terbujuk begitu saja bersama dengan berita bohong.

Kedua, generasi muda selagi ini butuh kapabilitas komunikasi yang mumpuni. Sebab, kala ini mereka condong berkomunikasi secara digital sehingga kemampuan berdiskusi dan berkata langsung tambah menurun.

Ketiga, adalah kekuatan untuk beradaptasi dan punyai pendirian yang teguh. Hal ini sebab tantangan yang bakal ditemui terhadap jaman depan dapat lebih berat. Dengan miliki kemampuan adaptasi dan pendirian yang teguh, mereka tidak dapat ringan dipengaruhi dan tak mempunyai ketergantungan dengan orang lain.

Diharapkan lulusan yang dihasilkan pun miliki kepandaian seimbang, antara kebolehan akademik dan kekuatan soft skill yang bersifat afektif. Dengan demikian, kehadirannya tidak bakal tersubstitusi biarpun teknologi Kecerdasan Buatan dan mesin-mesin modern menjamur pada jaman yang akan datang.

Penulis adalah pencetus kelas Matematika Terapan Berbasis Qur'an di SD Islam Khoiru Ummah Malang

Tags: #Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Tamiang Layang

Leave a reply "Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini di Tamiang Layang"

author
Guru Mata Pelajaran Matematika di SD Islam Khoiru Ummah, Kota Malang. Observer di Eksakta Integra Islamica, Kota Bogor