Makalah Motorik Halus Anak Usia Dini

85 views

Makalah Motorik Halus Anak Usia Dini. Artificial Intelligence mungkin sebentar lagi bakal mengambil alih banyak pekerjaan yang dikerjakan oleh manusia. Kasir, kasir bank, customer support, penerima telepon, travel umroh, kurir surat, serta pembaca berita jadi lebih dari satu misal pekerjaan yang udah diambil alih alih.

Makalah Motorik Halus Anak Usia Dini

Bahkan, aktifitas paling akhir yang disebutkan itu sedang jadi topik hangat. Salah satu stasiun pemancar televise di Negri Tirai Bambu, Xinhua News Agency, udah memublikasikan reporter yang memakai teknologi Kecerdasan Buatan. Reporter ini terlihat layaknya pria biasa. Mulai berasal dari suara, wajah, ekspresi, hingga pergerakannya tak ubahnya manusia pada umumnya.

Hal ini tentu membawa perubahan besar bagi industry kerja. Tapi, andaikan ditelaah lebih mendalam, perkembangan teknologi ini tak meleyapkan secara total fungsi manusia, melainkan sanggup menambahkan peluang baru terhadap mereka. Itulah yang diungkapkan oleh pengusaha berhasil asal China Daratan, Jack Ma, dalam acara Word Economic Forum di Davos, Swiss.

Kebijaksanaan, believe, berpikir nalar, bekerja berkelompok, dan hiraukan terhadap orang lain adalah kebolehan yang tidak dikuasai oleh mesin. Itu sebabnya, aku pikir kita mesti mengajarkan siswa kekuatan berikut untuk memastikan bahwa manusia berbeda bersama mesin.

Ya, pemikiran Jack Ma di atas bukan tanpa sebab. Kemampuan akademik sebenarnya dibutuhkan oleh manusia untuk menyongsong dunia kerja di masa mendatang. Namun demikian, ketrampilan soft skill termasuk beri tambahan pengaruh yang lumayan besar.

Pengunjung juga klik: Metode Memahamkan Anak PAUD pada Matematika Awal

Melalui kemampuan ini, manusia mampu lebih berpikir kritis, berkomunikasi, dan juga memecahkan tiap tiap persoalan yang keluar bersama anggapan yang tidak dapat dikerjakan oleh mesin. Pendidikan Holistik, begitu istilah akademisnya.

Berangkat berasal dari problem tersebut, instansi pendidikan sebaiknya telah mulai memikirkan bagaimana caranya untuk membuahkan tamatan yang sesuai keperluan zaman. Diantaranya adalah bersama mengaplikasikan sistem pendidikan yang termasuk semua aspek kehidupan, baik unggul terhadap segi akademik maupun kekuatan yang berwujud afektif.

Sistem pendidikan ini pun dikenal dengan nama pendidikan menyeluruh. Pendidikan Menyeluruh adalah pendidikan yang tidak hanya mementingkan sisi akademik siswa, tetapi terhitung menekankan beragam faktor kehidupan agar anak punyai perkembangan yang seimbang. Dalam hal ini layaknya penguasaan kebolehan berinteraksi dan kapabilitas paham diri.

Penerapan Pendidikan Menyeluruh ini pun berasal dari masalah yang kerap ditemui biasanya orang sehabis masuk ke dunia usaha.

Maka dari itu, ketika murid telah masuk dunia kerja atau membawa hubungan yang luas dengan masyarakat, mereka tidak lagi mengandalkan kebolehan akademik secara harfiah.

Contohnya, kala ada kasus didalam kerjasama tim, sangat tidak mungkin menuntaskan kasus cuma dengan kebolehan matematika.

Selain itu, kala tersedia kasus di dalam suatu project, bukan kebolehan sains yang ditunjukkan, melainkan langkah berkomunikasi dan berpikir nalar untuk mendapatkan solusilah yang diperlukan.

Hal ini yang kemudian disadari betul oleh wali murid bahwa perlunya mengaplikasikan sistem pendidikan holistik di lingkungan sekolah sedini mungkin. Oleh gara-gara itu, tiap-tiap sekolah seharusnya udah menerapkan Pendidikan Berkesinambungan mulai dari pendidikan anak umur dini.

Tujuannya agar anak-anak punyai positive mindest dan growth mindset sejak dini. Selain itu mereka termasuk kami bantu sehingga memiliki resiliensi atau ketahanan diri, mempunyai fleksibilitas, dan permintaan untuk tetap belajar.

Dalam model Pendidikan Terintegrasi, murid juga dididik untuk merampungkan persoalannya sendiri. Di sini posisi guru lebih menjadi pendamping pelajar. Tugasnya memberikan dukungan dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, dialog dua arah, dan memberikan beberapa contoh masalah yang serupa.

Diharapkan dengan cara ini siswa menjadi lebih bias berpikir nalar dan membawa kemampuan berinteraksi yang baik.

Penguasaan soft skill seperti yang sudah diuraikan di atas, mesti dilaksanakan sebab perubahan jaman makin kencang. Generasi penerus bangsa pun diharapkan untuk ikuti arus perkembangan teknologi sehingga tidak kehilangan arah di dimasa depan.

Apalagi kala ini Revolusi Industri 4.0 dan jaman digitalisasi telah menempel terhadap kehidupan sehari-hari. Untuk bisa survive, generasi muda pun mesti miliki soft skill yang dapat mendukung kehidupan jaman depannya.

Pertama, mereka harus memiliki kekuatan dan kebijaksanaan untuk menyaring beraneka informasi yang didapatkan. Mereka pun wajib logis terhadap isi informasi selanjutnya sehingga tidak enteng tergoda begitu saja dengan berita hoaks.

Kedua, generasi muda sementara ini perlu kekuatan komunikasi yang mumpuni. Sebab, kala ini mereka condong berkomunikasi secara digital supaya kebolehan berdiskusi dan bicara segera tambah menurun.

Ketiga, adalah kemampuan untuk beradaptasi dan mempunyai pendirian yang teguh. Hal ini sebab tantangan yang bakal dihadapi terhadap era depan akan lebih berat. Dengan mempunyai kekuatan adaptasi dan pendirian yang teguh, mereka tidak bakal ringan tergoda serta tidak mempunyai ketergantungan dengan orang lain.

Diharapkan keluaran yang diproduksi pun punya kepandaian seimbang, antara kapabilitas akademik dan kebolehan soft skill yang berbentuk afektif. Dengan demikian, keberadaannya tidak akan tergantikan meskipun teknologi Kecerdasan Buatan dan teknologi modern menjamur dimana-mana pada masa mendatang.

Penulis adalah pencetus kelas Islamic Math Adventure di SD Islam Khoiru Ummah Malang

Tags: #Faktor Penyebab Masalah Pendidikan Di Indonesia

Leave a reply "Makalah Motorik Halus Anak Usia Dini"

author
Guru Mata Pelajaran Matematika di SD Islam Khoiru Ummah, Kota Malang. Observer di Eksakta Integra Islamica, Kota Bogor