Makalah Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Tiakur

214 views

Makalah Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Tiakur. Artificial Intelligence kemungkinan terulang lagi dapat menukar banyak pekerjaan yang dijalankan oleh manusia. Kasir, kasir bank, customer support, operator telepon, agen perjalanan, tukang pos, dan juga pembaca berita menjadi lebih dari satu semisal kegiatan yang udah diambil alih alih.

Makalah Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Tiakur

Bahkan, kegiatan terakhir yang dijelaskan itu tengah menjadi perbincangan internasional. Salah satu stasiun pemancar televise di China, Xinhua News Agency, udah memperkenalkan reporter yang memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan. Reporter ini kelihatan seperti pria biasa. Mulai dari suara, wajah, ekspresi, hingga pergerakannya tak ubahnya manusia terlihat pada umumnya.

Hal ini tentu mempunyai perubahan besar bagi dunia kerja professional. Tetapi, jika diteliti lebih mendalam, perkembangan teknologi ini tak meleyapkan secara total fungsi manusia, melainkan bisa menambahkan peluang baru pada mereka. Itulah yang disampaikan oleh entrepreneur berhasil asal China, Jack Ma, pada acara Word Economic Forum di Davos, Swiss.

Nilai kemanusiaan, believe, berpikir nalar, team work, dan pikirkan terhadap orang lain adalah kekuatan yang tidak dikuasai oleh robot. Oleh sebab itu, saya pikir kita perlu mengajarkan pelajar kemampuan berikut guna meyakinkan bahwa manusia tidak sama bersama dengan mesin.

Ya, opini Jack Ma di atas bukan tanpa sebab. Kejeniusan akademik sebetulnya diperlukan oleh manusia untuk menyambut dunia kerja di jaman mendatang. Namun demikian, penguasaan soft skill terhitung memberikan pengaruh yang lumayan besar.

Pengunjung juga klik: Cara Cepat Mendidik Anak PAUD pada Matematika Awal

Melalui kebolehan ini, manusia mampu lebih berpikir logis, berinteraksi, dan juga memecahkan setiap persoalan yang keluar bersama analisis yang tidak bisa dikerjakan oleh mesin. Pendidikan Holistik, begitu makna akademisnya.

Berangkat berasal dari permasalahan itu, lembaga pendidikan sebaiknya telah jadi berkhayal bagaimana caranya untuk menghasilkan jebolan yang cocok keperluan zaman. Salah satu caranya adalah dengan mengaplikasikan proses pendidikan yang mencakup semua segi kehidupan, baik unggul terhadap segi akademik maupun kekuatan yang bersifat afektif.

Sistem pendidikan ini pun dikenal bersama nama pendidikan berkesinambungan. Pendidikan Menyeluruh adalah pendidikan yang tidak hanya mengandalkan segi kecerdasan akademik anak, namun termasuk menekankan begitu banyak ragam aspek kehidupan sehingga siswa memiliki pertumbuhan yang seimbang. Dalam hal ini layaknya penguasaan kebolehan bersosialisasi dan kapabilitas sadar diri.

Penerapan Pendidikan Menyeluruh ini pun berasal dari masalah yang kerap dijumpai umumnya orang sesudah masuk ke industry kerja.

Jadi, dikala murid sudah masuk dunia kerja atau membawa interaksi yang luas dengan masyarakat, mereka tidak lagi mengandalkan kebolehan akademik secara harfiah.

Contohnya, dikala tersedia masalah di dalam team work, tak mungkin menuntaskan persoalan cuma dengan kebolehan matematika.

Lebih dari itu, ketika ada persoalan dalam suatu proyek, bukan kebolehan science yang ditunjukkan, melainkan langkah berinteraksi dan berpikir nalar guna menemukan solusilah yang dibutuhkan.

Hal ini yang sesudah itu disadari betul oleh wali murid bahwa perlunya mengaplikasikan proses pendidikan holistik di lingkungan sekolah sedini mungkin. Oleh karena itu, tiap tiap sekolah seharusnya udah menerapkan Pendidikan Berkesinambungan jadi dari pendidikan anak usia dini.

Tujuannya supaya siswa miliki positive mindest dan growth mindset sejak dini. Selain itu mereka termasuk kami bantu agar miliki resiliensi atau ketahanan diri, membawa fleksibilitas, dan keinginan untuk terus belajar.

Dalam type Pendidikan Holistik, murid juga dididik guna merampungkan persoalannya sendiri. Dalam hal ini posisi guru lebih menjadi pendamping murid. Assessmentnya memberikan dukungan bersama dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, dialog dua arah, dan memberikan sebagian perumpamaan persoalan yang serupa.

Diharapkan bersama metode ini anak menjadi lebih bias berpikir nalar dan mempunyai kebolehan berinteraksi yang baik.

Penguasaan soft skill seperti yang udah diuraikan di atas, kudu ditunaikan gara-gara pergantian zaman semakin pesat. Generasi penerus bangsa pun diwajibkan untuk ikuti arus pertumbuhan teknologi sehingga tidak tersesat di kemudian hari.

Apalagi sementara ini Revolusi Industri 4.0 dan masa digitalisasi sudah melekat terhadap kehidupan sehari-hari. Untuk bisa survive, generasi muda pun harus miliki soft skill yang mampu menunjang kehidupan masa depannya.

Pertama, mereka harus punya kapabilitas dan kebijaksanaan untuk menyaring beraneka Info yang didapatkan. Mereka pun wajib logis terhadap isikan info berikut supaya tidak mudah dipengaruhi begitu saja dengan berita bohong.

Kedua, generasi muda waktu ini perlu kemampuan komunikasi yang mumpuni. Sebab, waktu ini mereka condong berkomunikasi secara digital agar kebolehan berdiskusi dan berbicara segera semakin menurun.

Ketiga, adalah kapabilitas untuk beradaptasi dan punyai pendirian yang teguh. Hal ini sebab tantangan yang bakal ditemui terhadap era depan dapat lebih berat. Dengan mempunyai kekuatan adaptasi dan pendirian yang teguh, mereka tidak bakal enteng tergoda dan tak punyai ketergantungan dengan orang lain.

Diharapkan keluaran yang dihasilkan pun punyai kejeniusan seimbang, antara kemampuan akademik dan kemampuan soft skill yang berwujud afektif. Dengan begini, keberadaannya tidak bakal tergantikan biarpun teknologi Kecerdasan Buatan dan teknologi modern menjamur pada era mendatang.

Penulis adalah pembina kelas Matematika Qur'an di SD Islam Khoiru Ummah Malang

Pengunjung Juga Mencari:

  • makalah anak unka sintang

Tags: #Makalah Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Tiakur

Leave a reply "Makalah Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di Tiakur"

author
Guru Mata Pelajaran Matematika di SD Islam Khoiru Ummah, Kota Malang. Observer di Eksakta Integra Islamica, Kota Bogor