Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak/ibu yang berbudi, semoga makmur dan dalam lindungan-NYA terus-menerus. Dunia Matematika memang tidak sesulit yang kita khayalkan. Tetapi dunia Matematika yang dikenal sebagian besar anak-anak kita benar-benar dunia yang kering kerontang. Dunia yang tidak bermakna serta membosankan. Sudah pasti kisahnya menjadi berbeda seandainya kita memiliki Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD.

Beda “cita rasanya” jika Matematika yang bapak/ibu ajarkan pada anak-anak dikemas sebagai kisah-kisah menarik, terlebih lagi menarik hati, yang diintisarikan dari Alquran. Matematika bakal menjadi “bening”, “jernih” dan “merangsang” setiap anak, juga “renyah dan gurih” otak anak mencernanya.

“Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu. ”(al-‘Ankabut 43)

Patut kita renungkan bersama. Barangkali bapak/ibu sempat mempunyai pemikiran seperti ini sebelumnya:

  • Anak saya sudah mempraktekkan apa-apa yang diajarkan di sekolah & di tempat kursus, tapi kok hasilnya begini-begini saja?
  • Anak saya sudah berlatih metode Hitung Cepat, namun kok hasilnya sama saja?
  • Anak saya telah berlatih Matematika siang-malam, namun kok hasilnya tidak menggembirakan?

Atau mungkin bila anak bapak/ibu sudah mendapatkan hasil belajar yang bagus sesuai yang diharapkan, yang terlintas di benak bapak/ibu adalah…

  • Semakin sibuk anak saya kursus Matematika, kenapa kok makin membingungkannya ya?
  • Anak saya sudah ikut berbagai macam kursus Matematika, tapi kok semangatnya malahan berkurang?
  • Saya memasukkan anak saya ke les Matematika terhebat yang ada, tapi saya enggak tau apa-apa sesungguhnya yang saya cari untuk anak saya?

Kami yakin pernyataan sebagaimana di atas pernah terlontar daripada bapak/ibu. Atau paling tidak terlintas dalam benak bapak/ibu. Betul?

Jika bapak/ibu sekarang benar-benar mantap memilih tempat les anak-anak, coba bapak/ibu tanamkan pemikiran…

Pintar matematika itu bukan tujuan, akan tetapi satu buah jalan membangun kecerdasan. Dan dengan kecerdasan tersebut, anak saya bisa berbuat banyak kebaikan.

Karena mencari ilmu Matematika tersebut hanyalah “jalan (Wasilah)”, oleh sebab itu jangan jadikan berlatih Matematika tersebut segalanya dalam kehidupan anak bapak/ibu.

Lebih-lebih lagi bapak/ibu menghalalkan segala cara agar anak brilian Matematika. Pokoknya bapak/ibu nggak mau tau. Pokoknya mesti bisa. Berhati-hati bapak/ibu, kebiasaan seperti tersebut bakal merusak Fitrah Belajarnya.

Bukannya anak semakin cerdas, malah bertambah takut serta bingung!

Apa lagi di jaman saat ini tawaran panduan belajar (Bimbel) memakai “Cara Cepat” sangat banyak.

Alhasil, nilai-nilai pendidikan terus dilanggar bagi mendapatkan yang namanya Nilai Ulangan Sempurna. Ini sangat mengkhawatirkan.

Bagaimana anak sanggup pintar Matematika bila kitanya sendiri selalu mengabaikan Fitrah Belajar anak. Mematikan kemauan serta kemampuannya belajar Matematika.

Sadar nggak sadar, banyak para orangtua di luar sana yang awalnya mau memintarkan anak, malah menjadi membangkitkan perkara baru.

Bila pola pendidikan tidak dijadikan Wasilah, kegiatan belajar akan jadi masalah bagi orangtua serta anaknya.

Sebaiknya setiap keluarga Muslim memiliki Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD untuk anak-anaknya sebagai Generasi Ulul Albab.

 

Renungkan apa jadinya anak bapak/ibu jika proses belajar yang dijalani anak justru menjadi sumber masalah yang utama dalam belajarnya.

Anak bapak/ibu bertambah…

  • Tertekan dan gelisah, sehingga malas berikhtiar untuk dapat menguasai materi pelajaran.
  • Tidak paham untuk apa dia belajar Matematika.
  • Fitrah Belajar-nya makin tersungkur sehingga membenci Matematika.

Apakah bapak/ibu menginginkan hal-hal sebagaimana tersebut di atas?

Kami yakin jawabannya adalah TIDAK, bukan?

Sedari sekarang, mantapkanlah hati bapak/ibu kalau belajar Matematika itu cuma sekedar “jalan (Wasilah)”, tujuannya Lillah (Allah).

Pada akhirnya, jika bapak/ibu jadikan kegiatan belajar Matematika tersebut sebagai Wasilah, maka bapak/ibu mempunyai waktu yang cukup untuk…

  • Menjaga emosi sekiranya anak belum sanggup menguasai materi pelajaran berhitung/Matematika.
  • Menyadarkan anak bahwa berlatih Matematika merupakan awal memasuki dunia nyata yang kompleks.
  • Mencari solusi alternatif apabila anak menemui kebekuan di dalam proses belajarnya.

Mari kita saling mengingatkan di dalam kebaikan. Mudah-mudahan bapak/ibu serta saya senantiasa melaksanakan proses pendidikan Matematika ini sesuai Fitrah Belajar anak. Serta Allah senantiasa membimbing dan melindungi kita dan anak-anak kita dari semua wujud keburukan.

Ingat..

Pendidikan yang baik serta benar bukan cuma menciptakan kecerdasan, tetapi sewajarnya pula tambah mendekatkan pendidik serta anak didiknya pada Sang Pencipta

Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD

 

Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD

Sekali untuk selamanya dan FREE ONGKIR ke Seluma Selatan, Seluma, Bengkulu !

Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD

 

Bergabung Bersama Keluarga Besar MatematiQu Berarti Bapak/Ibu Memberikan Anak Pendidikan Agama islam Aplikatif & Kreatif Terbaik di Bidang Matematika Dasar

Kami Bocorkan Semua Strategi Mendidik Matematika Alquran pada Anak di Video Ini

  • Bagaimana menguasai bermacam-macam Konsep Matematika Non Baku sesuai tuntunan al-Quran dengan demikian anak bapak/ibu benar-benar mengerti alasan mengapa Agama islam mengajarkan berbagai Konsep Matematika selaras dengan ayat-ayat al-Quran. Dijamin anak-anak bakal merindukan pembelajaran model ini!
  • Cara jelas mengamalkan 4 Prinsip Utama Matematika Alquran yang bakal merubah pandangan anak bapak/ibu pada Matematika serta al-Quran menjadi kian sinergi serta menyenangkan anak selaras al-Insyiqaq 19. Menguasai 4 Prinsip Matematika Alquran tingkat dasar ini merupakan pintu gerbang menguasai semua perhitungan beraneka ragam bilangan secara lebih gampang dan cepat.
  • Bagaimana menguasai Konsep Jumlah Hingga 20 sebagai penuntun yang utama menguasai seluruh perhitungan bilangan berapa pun besarnya (al-Anfaal 65). Ilmu dasar ini bakal dipakai seumur hidup oleh anak bapak/ibu ataupun anak-anak lain yang membutuhkan kemudahan dalam berlatih Matematika
  • Bagaimana mendayagunakan 100 Fakta Penjumlahan sebagaimana dijelaskan pada al-Fath 23 dan al-Israa’ 77. Menjumlahkan jadi proses yang gampang, enggak melelahkan serta anti gagal.
  • Bagaimana mendayagunakan 100 Fakta Pengurangan sebagaimana dijelaskan di al-Fathir 43. Anak bapak/ibu mampu mengerjakan proses hitung Pengurangan TANPA MEMINJAM dengan ketelitian luar biasa
  • Cara sederhana menguasai Konsep Perkalian Dasar menggunakan Teknik 125. 10 (al-Baqarah 196). Teknik yang tak pernah dijelaskan dibelahan dunia manapun kecuali dunia Matematika Alquran! Anak bapak/ibu di TK sudah siap melakukannya.
  • Cara mudah menguasai Perkalian Bilangan Besar (ribuan x ribuan) dengan lebih mudah mempergunakan pendekatan al-Maidah dua. Menggunakan Sistem ini anak Kelas 1 atau dua SD dapat melakukan proses perkalian berapapun besarnya angka yang mereka hadapi
  • Mendobrak penguasaan Konsep Pembagian selaras al-Ashr 1-3, ataupun al-Insyirah 7. Pendekatan ini menjadikan proses hitung pembagian semakin gampang serta menakjubkan!
  • Cara praktis menemukan Angka Tersembunyi di dalam sebuah bilangan sebagaimana dijelaskan dalam al-Muddatstsir 30-31, sehingga anak bakal jauh lebih mudah dalam melaksanakan pemeriksaan jawaban soal Perkalian serta Pembagian

Termasuk Bocoran Cara Mempergunakan “Matemati-Qu Secret Tools”

  • Balok Perkalian MQ Peraga Perkalian MatematiQu Dasar 125. 10
  • Papan Lompatan MQ Peraga Perkalian & Pembagian Tidak Bersisa
  • MQ Roda 10 Media Pengurangan Tanpa Meminjam
  • MQ Mini Board Media Penjumlahan & Perkalian Jumlah Besar

Secret Tools Memudahkan Sistem Pembelajaran Matemati-Qu serta Membuat Anak Makin Bergairah Mengenal Alquran

Demo Panduan Matemati-Qu

Perhatikan demo berikut serta renungkan anak bapak/ibu yang masih duduk di bangku SD Kelas 1 atau 2 sanggup mengambil kesimpulan dari pesan-pesan dalam Quran melalui teladan berhitung yang mereka lakukan. Kepercayaan dirinya akan tumbuh pesat!

Training Matemati-Qu Top Management Tigaraksa Satria, Tbk

Tidak perlu takut salah. Namanya juga mencari ilmu. Peserta training Matemati-Qu dari PT Tigaraksa Satria, Tbk ini membuktikan bahwa memahirkan berhitung mempergunakan Matemati-Qu sangat banyak manfaat yang dapat diambil selain mengetahui jawaban benar.

Pelajaran Ngaji Matematika Quran Untuk Anak Terus Menerus. Setiap Hari. Kecuali Hari Kiamat. Kegunaannya akan terasa apabila bapak/ibu sudah memiliki Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD.

 

Setiap pembelajar Matemati-Qu sudah pasti akan memperoleh manfaat dari 2 sisi, sisi Matematika serta sisi Qur’an.

Dari Sisi Matematika: Logika Matematika Anak Terasah Mulai Dini

  • Skill Matematika yang baik serta benar. Anak bisa menguasai Teknik Berhitung Tingkat Tinggi (mampu melakukan proses perhitungan Penjumlahan, Perkalian, Pengurangan dan Pembagian berapa pun besarnya bilangan yang mereka hadapi)
  • Mampu menentukan strategi unggul di dalam menangani pertanyaan, sehingga setiap soal berhitung berapapun besarnya mampu dijawab dengan akurat
  • Mampu menyampaikan apa yang ada pada pikirannya kepada orang lain sehingga ketrampilan komunikasinya menjadi efektif. Meletakkan fondasi yang kuat dalam menghadapi “soal-soal cerita” Matematika.
  • Mengenal dan menjalankan ayat-ayat al-Quran di bermacam-macam pertanyaan Matematika – Penjumlahan, Perkalian, Pengurangan serta Pembagian Dasar.

Dari Sisi Al quran: Keteladanan Anak Lebih Terarah

  • Menata Logika berpikir yang selaras dengan pengembangan Akhlaq Islami-nya. Kebiasaan tersebut akan terbawa hingga anak berangsur ke tingkatan pelajaran selanjutnya
  • Mengenal serta memahami Sunnah Allah pada bidang Matematika
  • Makin cinta pada al-Quran, karena setiap anak akan membuktikan bahwa al-Quran adalah Fakta

KESIMPULAN

Gagasan Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD sudah ada sejak tahun 2003. Tetapi kami baru implementasikan tahun 2007. Gagasan Matemati-Qu sebenarnya kami tujukan bagi kebaikan kami pribadi serta keluarga, paling utama dalam membantu anak-anak kami dalam menumbuhkan performa pelajaran matematika-nya di sekolah, tanpa meninggalkan pelajaran akhlaqnya.

Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD tidak dipersiapkan untuk jadi mata pelajaran Matematika yang padat dengan kaidah serta simbol asing yang kompleks. Matemati-Qu lebih merupakan ikhtiar kami untuk menumbuhkan benih-benih awal kecintaan dan pengetahuan anak pada al-Quran dan dunia bilangan sedini mungkin. Mengemas Logika dan Akhlaq bersamaan serta berkesinambungan.

Mungkin, boleh jadi Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD tidak berarti apa-apa untuk beberapa orang. Namun Matemati-Qu mungkin juga akan berguna bagi banyak orang. Berguna atau tidak sebuah kompetensi tergantung daripada penggunanya apakah mau mempraktekkan atau tidak.

Jadi, tanpa menutup segala kelemahan serta kekurangannya, kami makin bahagia jika Matemati-Qu mampu diambil manfaatnya oleh keluarga lain, karena itu semua akan menjadi “tabungan kebaikan” kami dikemudian hari.

Terimakasih bapak/ibu sudah meluangkan waktu membaca blog MatematiQu. Mudah-mudahan berkenan serta menjadi barokah kita bersama. Sampai berjumpa di Keluarga Besar Matemati-Qu Online. Salam kami untuk keluarga serta anak-anak di rumah.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

NB:

Blog ini kami buka dalam tenggat terbatas. Harga kembali Normal Rp 797. 000, – begitu kuota telah tercukupi

Segera bergabung bersama Keluarga Besar Matemati-Qu untuk mendapatkan Tuntunan Islam Aplikatif & Kreatif Terbaik dalam Bidang Matematika Dasar. Klik Disini.

Bila sudah mempunyai video panduan Matemati-Qu tersebut mohon segera lakukan Implementasi di rumah kepada anak-anak bapak/ibu. Tanpa implementasi apa-apa pun pendidikan untuk anak akan jadi sia-sia.

Ambil keputusan cerdik sekarang sebelum segalanya menjadi berubah serta terlambat.

Terimakasih

Info lebih lanjut untuk order, klik disini

Wawasan matematika lebih lanjut? Kunjungi tautan ini.

 

 

Metode Terbaru Cara Pembagian Matematika Berdasar Al Quran untuk Murid PAUD