Pidato Hari Pendidikan Nasional Untuk Sma

166 views

Pidato Hari Pendidikan Nasional Untuk Sma. Kecerdasan Buatan kemungkinan kembali dapat menukar banyak kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Kasir, kasir bank, customer support, penerima telepon, travel umroh, tukang pos, dan juga pembaca berita menjadi beberapa umpama pekerjaan yang sudah disita alih.

Pidato Hari Pendidikan Nasional Untuk Sma

Bahkan, pekerjaan terakhir yang disebutkan itu tengah jadi topik hangat. Salah satu stasiun televisi di Republik Rakyat China, Xinhua News Agency, udah memublikasikan pembawa berita yang gunakan teknologi Artificial Intelligence. Pembawa berita ini terlihat layaknya pria biasa. Mulai berasal dari suara, wajah, ekspresi, sampai pergerakannya sama seperti manusia terlihat pada umumnya.

Hal ini pasti mempunyai perubahan besar bagi dunia usaha. Namun, apabila diteliti lebih jauh, perkembangan teknologi ini tak menghapus secara keseluruhan fungsi manusia, melainkan bisa menambahkan peluang baru terhadap mereka. Itulah yang disampaikan oleh entrepreneur sukses asal Negri Panda, Jack Ma, dalam acara Word Economic Forum di Davos, Swiss.

Values, believe, logic thinking, kerjasama tim, dan hiraukan pada orang lain adalah kebolehan yang tidak dikuasai oleh mesin. Oleh sebab itu, saya pikir kita perlu mengajarkan anak-anak kebolehan selanjutnya untuk menegaskan bahwa manusia berbeda dengan mesin.

Ya, pendapat Jack Ma di atas bukan tanpa alas an. Kepintaran akademik memang diperlukan oleh manusia untuk menyongsong industry kerja di jaman mendatang. Tapi, ketrampilan soft skill termasuk mengimbuhkan efek yang lumayan besar.

Baca juga: Cara Cepat Mengajarkan Anak PAUD pada Matematika Awal

Dengan kekuatan ini, manusia mampu lebih berpikir logis, bersosialisasi, serta memecahkan tiap tiap masalah yang keluar dengan anggapan yang tidak bisa dijalankan oleh mesin. Pendidikan Holistik, begitu istilah akademisnya.

Berangkat berasal dari persoalan itu, instansi pendidikan seyogyanya telah terasa berkhayal bagaimana caranya untuk menghasilkan tamatan yang cocok kebutuhan saat ini dan mendatang. Salah satu caranya adalah bersama dengan mengaplikasikan sistem pendidikan yang termasuk seluruh segi kehidupan, baik unggul terhadap segi akademik maupun kekuatan yang berupa afektif.

Sistem pendidikan ini pun dikenal bersama dengan nama pendidikan menyeluruh. Pendidikan Terintegrasi adalah pendidikan yang tidak hanya mengandalkan segi akademik murid, namun juga mengutamakan beragam aspek kehidupan sehingga pelajar mempunyai perkembangan yang seimbang. Dalam perihal ini layaknya penguasaan kekuatan bersosialisasi dan kapabilitas memahami diri.

Penerapan Pendidikan Menyeluruh ini pun berangkat dari problem yang sering dijumpai biasanya orang sehabis masuk ke dunia usaha.

Maka, ketika anak udah masuk dunia kerja atau mempunyai hubungan yang luas dengan masyarakat, mereka tidak ulang mengandalkan kebolehan akademik secara harfiah.

Misalnya, saat tersedia persoalan didalam team work, sangat tidak mungkin menyelesaikan masalah hanya bersama kapabilitas matematika.

Selain itu, kala tersedia kasus di dalam suatu project, bukan kebolehan science yang ditunjukkan, melainkan langkah berkomunikasi dan berpikir nalar untuk mendapatkan solusilah yang diperlukan.

Hal ini yang kemudian disadari betul oleh orangtua bahwa perlunya penerapan proses pendidikan holistik di lingkungan sekolah sedini mungkin. Oleh gara-gara itu, setiap sekolah mestinya sudah menerapkan Pendidikan Berkesinambungan mulai dari pendidikan anak umur dini.

Tujuannya agar siswa mempunyai positive mindest dan growth mindset sejak kecil. Selain itu mereka terhitung kita bantu sehingga punya resiliensi atau ketahanan diri, membawa fleksibilitas, dan keinginan untuk tetap belajar.

Dalam model Pendidikan Berkesinambungan, anak didik terhitung diajarkan untuk menyelesaikan persoalannya sendiri. Dalam hal ini posisi guru lebih jadi pembimbing siswa. Assessmentnya mengimbuhkan perlindungan bersama dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, diskusi 2 arah, dan menambahkan sebagian semisal kasus yang serupa.

Diharapkan dengan metode ini siswa menjadi lebih bias berpikir nalar dan mempunyai kekuatan berinteraksi yang baik.

Penguasaan soft skill layaknya yang sudah dijelaskan di atas, harus ditunaikan sebab perubahan jaman semakin kencang. Generasi penerus bangsa pun dituntut untuk mengikuti arus perkembangan teknologi supaya tidak kehilangan arah di dimasa depan.

Apalagi waktu ini Revolusi Industri 4.0 dan jaman digitalisasi udah melekat pada kehidupan sehari-hari. Untuk mampu survive, generasi muda pun kudu punya soft skill yang mampu menopang kehidupan era depannya.

Pertama, mereka perlu memiliki kemampuan dan kebijaksanaan untuk menyaring beraneka Info yang didapatkan. Mereka pun harus logis pada isikan info berikut agar tidak ringan tergoda begitu saja bersama dengan berita hoaks.

Kedua, generasi muda kala ini butuh kekuatan komunikasi yang mumpuni. Sebab, pas ini mereka cenderung berkomunikasi secara digital agar kemampuan berdiskusi dan berkata langsung semakin menurun.

Ketiga, adalah kebolehan untuk beradaptasi dan punyai pendirian yang teguh. Hal ini dikarenakan tantangan yang dapat dihadapi terhadap era depan akan lebih berat. Dengan miliki kapabilitas adaptasi dan pendirian yang teguh, mereka tidak akan enteng terpengaruh dan tidak miliki ketergantungan bersama dengan orang lain.

Diharapkan jebolan yang dihasilkan pun memiliki kecerdasan seimbang, antara kemampuan akademik dan kapabilitas soft skill yang berwujud afektif. Dengan begini, keberadaannya tak dapat tersubstitusi meskipun teknologi Artificial Intelligent dan teknologi modern bertebaran dimana-mana di era yang akan datang.

Penulis adalah pembina kelas Matematika Qur'an di SD Islam Khoiru Ummah Malang

Tags: #Kelompok Bermain Di Surabaya Utara

Leave a reply "Pidato Hari Pendidikan Nasional Untuk Sma"

author
Guru Mata Pelajaran Matematika di SD Islam Khoiru Ummah, Kota Malang. Observer di Eksakta Integra Islamica, Kota Bogor