Video Pendidikan Anak Usia Dini di Lewoleba

76 views

Video Pendidikan Anak Usia Dini di Lewoleba. Artificial Intelligence kemungkinan sebentar lagi dapat menukar banyak pekerjaan yang dikerjakan oleh manusia. Kasir, teller bank, customer support, operator telepon, travel wisata, distributor surat, dan juga pembaca berita menjadi sebagian misal kegiatan yang telah diambil alih alih.

Video Pendidikan Anak Usia Dini di Lewoleba

Bahkan, pekerjaan paling akhir yang dijelaskan itu sedang menjadi perbincangan nasional. Salah satu stasiun televisi di China Daratan, Xinhua News Agency, sudah memublikasikan reporter yang memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan. Pembawa berita ini kelihatan seperti pria biasa. Mulai berasal dari suara, wajah, ekspresi, hingga pergerakannya tak ubahnya manusia terlihat pada umumnya.

Hal ini tentu mempunyai perubahan besar bagi dunia usaha. Tapi, seandainya ditelaah lebih mendalam, pertumbuhan teknologi ini tak meleyapkan secara total kegunaan manusia, melainkan bisa memberi tambahan peluang baru pada mereka. Itulah yang disampaikan oleh entrepreneur berhasil asal Negri Panda, Jack Ma, dalam acara Word Economic Forum di Davos, Swiss.

Nilai Islami, believe, pola pikir, kerjasama tim, dan pikirkan pada orang lain ialah kemampuan yang tidak dikuasai oleh teknologi robot. Oleh karena itu, aku pikir kita kudu mengajarkan anak-anak kekuatan tersebut untuk menegaskan bahwa manusia tidak sama bersama dengan mesin.

Ya, opini Jack Ma di atas bukan tanpa sebab. Kejeniusan akademik sesungguhnya diperlukan oleh manusia untuk menyongsong industry kerja di jaman mendatang. Tetapi, penguasaan soft skill terhitung memberikan efek yang memadai besar.

Pengunjung juga klik: Cara Mudah Mengenalkan Anak Usia Dini pada Teknik Berhitung Mudah

Melalui kebolehan ini, manusia bisa lebih berpikir logis, bersosialisasi, dan juga memecahkan setiap masalah yang muncul bersama asumsi yang tidak bisa dilakukan oleh mesin. Pendidikan Holistik, begitu istilah akademisnya.

Berawal dari persoalan itu, instansi pendidikan seyogyanya telah mulai memikirkan bagaimana caranya untuk membuahkan lulusan yang sesuai keperluan zaman. Diantaranya adalah bersama mengaplikasikan sistem pendidikan yang termasuk semua aspek kehidupan, baik unggul terhadap segi akademik maupun kemampuan yang bersifat afektif.

Sistem pendidikan ini pun dikenal bersama dengan nama pendidikan holistik. Pendidikan Holistik adalah pendidikan yang tidak hanya mengandalkan sisi akademik murid, tetapi terhitung mengutamakan banyak variasi faktor kehidupan agar pelajar memiliki pertumbuhan yang seimbang. Dalam hal ini seperti penguasaan kebolehan bersosialisasi dan kapabilitas menyadari diri.

Penerapan Pendidikan Holistik ini pun berangkat dari problem yang kerap ditemui kebanyakan orang sehabis masuk ke industry kerja.

Maka dari itu, disaat murid telah masuk dunia kerja atau membawa hubungan yang luas bersama masyarakat, mereka tidak lagi mengandalkan kekuatan akademik secara harfiah.

Misalnya, kala tersedia persoalan dalam kerjasama tim, tak mungkin memecahkan persoalan hanya bersama dengan kekuatan matematika.

Selain itu, ketika tersedia kasus dalam suatu project, bukan kemampuan science yang ditunjukkan, melainkan cara berkomunikasi dan berpikir nalar untuk menemukan solusilah yang dibutuhkan.

Hal ini yang kemudian disadari betul oleh orangtua bahwa perlunya implementasi proses pendidikan holistik di lingkungan sekolah sedini mungkin. Oleh sebab itu, tiap-tiap sekolah selayaknya udah menerapkan Pendidikan Menyeluruh menjadi dari pendidikan anak usia dini.

Tujuannya agar pelajar mempunyai positive mindest dan growth mindset sejak kecil. Selain itu mereka terhitung kita bantu supaya mempunyai resiliensi atau ketahanan diri, membawa fleksibilitas, dan permohonan untuk terus belajar.

Dalam jenis Pendidikan Menyeluruh, siswa terhitung dididik guna merampungkan masalahnya sendiri. Dalam hal ini posisi guru lebih menjadi penengah pelajar. Assessmentnya memberi tambahan bantuan bersama dengan pertanyaan-pertanyaan kritis, diskusi dua arah, dan memberi tambahan sebagian misal kasus yang serupa.

Diharapkan bersama cara ini siswa jadi lebih mampu berpikir nalar dan membawa kapabilitas berinteraksi yang baik.

Penguasaan soft skill seperti yang telah diuraikan di atas, perlu ditunaikan karena perubahan jaman makin tak terbendung. Generasi muda bangsa pun dituntut untuk mengikuti arus perkembangan teknologi sehingga tidak tersesat di kemudian hari.

Apalagi selagi ini Revolusi Industri 4.0 dan era digitalisasi sudah menempel terhadap kehidupan sehari-hari. Untuk mampu survive, generasi muda pun kudu punya soft skill yang mampu membantu kehidupan jaman depannya.

Pertama, mereka mesti memiliki kapabilitas dan kebijaksanaan untuk menyaring bermacam informasi yang didapatkan. Mereka pun perlu kritis terhadap mengisi info tersebut agar tidak gampang tergoda begitu saja bersama dengan berita bohong.

Kedua, generasi muda pas ini butuh kapabilitas komunikasi yang mumpuni. Sebab, kala ini mereka condong berkomunikasi secara digital agar kemampuan berdiskusi dan berkata segera tambah menurun.

Ketiga, adalah kebolehan untuk beradaptasi dan memiliki pendirian yang teguh. Hal ini dikarenakan tantangan yang akan dihadapi terhadap masa depan dapat lebih berat. Dengan punyai kemampuan adaptasi dan pendirian yang teguh, mereka tidak dapat ringan tergoda dan tak punya ketergantungan dengan orang lain.

Diharapkan jebolan yang dihasilkan pun punyai kecerdasan seimbang, antara kapabilitas akademik dan kebolehan soft skill yang berupa afektif. Dengan demikian, kehadirannya tak akan tergantikan meskipun teknologi Artificial Intelligent dan teknologi canggih menjamur pada jaman mendatang.

Penulis adalah pendamping kelas Matematika Terapan Berbasis Qur'an di SD Islam Khoiru Ummah Malang

Tags: #Video Pendidikan Anak Usia Dini di Lewoleba

Leave a reply "Video Pendidikan Anak Usia Dini di Lewoleba"

author
Guru Mata Pelajaran Matematika di SD Islam Khoiru Ummah, Kota Malang. Observer di Eksakta Integra Islamica, Kota Bogor